Banggar DPRD Kuningan Sampaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola PAD dan APBD Tahun 2025
KUNINGAN – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Kuningan menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan, Senin (20/7/2026).
Rekomendasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, sekaligus sebagai masukan dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel, efektif, dan berkelanjutan.
Juru Bicara Banggar DPRD Kabupaten Kuningan, Yaya, S.E., menegaskan bahwa rekomendasi DPRD merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam penyempurnaan tata kelola keuangan daerah.
Dalam rekomendasinya, Banggar mendorong pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan pendapatan daerah, memperkuat pengendalian belanja barang dan jasa, memastikan seluruh penerimaan daerah disetorkan ke Kas Daerah sesuai ketentuan, serta meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan belanja modal.
Banggar juga memberikan perhatian terhadap struktur Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Banggar, upaya peningkatan PAD perlu terus diperkuat melalui optimalisasi berbagai potensi pendapatan daerah sehingga kemandirian fiskal Kabupaten Kuningan dapat semakin meningkat.
Dalam pandangannya, Banggar menilai masih terdapat ruang untuk mengembangkan sumber-sumber PAD di luar sektor pelayanan kesehatan, seperti sektor perdagangan, pariwisata, perparkiran, pemanfaatan aset daerah, serta sektor-sektor strategis lainnya yang memiliki potensi memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Selain itu, Banggar mendorong Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk melakukan evaluasi terhadap keterkaitan antara capaian indikator makro pembangunan dengan kinerja keuangan daerah, sehingga setiap kebijakan fiskal mampu memberikan dampak yang lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Perhatian Banggar juga diarahkan pada pengelolaan retribusi parkir. Berdasarkan evaluasi terhadap realisasi penerimaan tahun 2025, Banggar memandang masih terdapat potensi yang dapat dioptimalkan melalui pembenahan sistem pengelolaan parkir.
Untuk itu, Banggar merekomendasikan penataan menyeluruh terhadap pengelolaan parkir melalui validasi titik parkir, penguatan pengawasan, digitalisasi sistem pemungutan, serta peningkatan pengendalian terhadap potensi kebocoran penerimaan daerah agar sektor parkir dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap PAD.
Di sisi lain, Banggar juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola keuangan berbasis smart governance, mengintegrasikan sistem informasi perpajakan dan retribusi daerah, serta membangun sistem pengawasan internal yang lebih transparan, akuntabel, efektif, dan efisien sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Banggar turut menekankan pentingnya penataan belanja daerah agar semakin berorientasi pada prinsip value for money, dengan memprioritaskan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan sektor-sektor produktif.
Melalui rekomendasi tersebut, DPRD Kabupaten Kuningan berharap Pemerintah Kabupaten Kuningan dapat terus memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah, pemanfaatan aset daerah secara produktif, serta penyusunan target PAD yang disesuaikan dengan potensi riil daerah. Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan APBD yang semakin efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan.
| Berita Terbaru