Gubernur Jabar Dorong Penguatan Ekonomi Perantau Kuningan melalui Warung Kuningan
KUNINGAN – Momentum Milangkala ke-528 Kuningan menjadi ruang untuk memperkuat semangat membangun daerah sekaligus menggali potensi masyarakat Kuningan, termasuk mereka yang mengembangkan usaha di luar daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi (KDM) saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-528 Kuningan di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan, Senin (1/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, KDM menyampaikan gagasan untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat Kuningan yang merantau dan menjalankan usaha di berbagai kota besar, khususnya Jakarta.
KDM menilai masyarakat Kuningan memiliki semangat kerja dan kemandirian yang tinggi. Banyak warga Kuningan yang memilih merantau dan membangun usaha dari bawah, mulai dari usaha kuliner hingga berbagai usaha kecil lainnya.
Potensi tersebut, menurutnya, perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar sekaligus memperkenalkan identitas Kuningan di luar daerah.
Salah satu gagasan yang disampaikan adalah pendirian Outlet atau Warung Kuningan di Jakarta sebagai langkah awal memperkuat branding usaha masyarakat Kuningan.
“Nanti saya bantu Pak Bupati, buat saja tujuh outlet dulu,” ujar KDM yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Gagasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat Kuningan di perantauan untuk memperkenalkan produk, kuliner, serta berbagai potensi daerah.
Dengan konsep yang lebih terorganisasi dan didukung branding yang kuat, usaha masyarakat Kuningan diharapkan mampu berkembang dan memiliki daya saing lebih baik di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
Bagi DPRD Kabupaten Kuningan, gagasan tersebut menjadi semangat positif untuk melihat potensi masyarakat Kuningan secara lebih luas. Perantau bukan hanya bagian dari masyarakat yang berada di luar daerah, tetapi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi sekaligus duta daerah dalam memperkenalkan Kuningan di berbagai wilayah.
Momentum Milangkala ke-528 pun menjadi pengingat bahwa membangun Kuningan tidak hanya dilakukan dari dalam daerah, tetapi juga melalui kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para perantau.
Dari Kuningan untuk Indonesia. Dari semangat perantau, tumbuh peluang ekonomi dan kebanggaan terhadap daerah.
| Berita Terbaru